-->

Budidaya Ikan Lele Di Kolam Terpal; Kelebihan Dan Kekurangannya

Pada kesempatan kali ini saya kan membahas tentang media budidaya ikan lele dengan kolam terpal berikut dengan kelebihan dan kekurangannya. Ikan lele merupakan ikan yang memiliki cita rasa yang khas dan menjadi ikan yang cukup banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Banyak sekali jenis kuliner yang menggunakan bahan dasar ikan lele. Hal tersebut membuat orang berbondong-bondong untuk mengembangbiakkan ikan jenis ini.
 

Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal


Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal merupakan cara yang cukup praktis dan ekonomis. Media terpal disinyalir memerlukan biaya yang lebih murah dan dapat menjaga kualitas lele sehingga lele tidak mudah terserang penyakit. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk membudidaya diantaranya yaitu :

https://asteknomedia.blogspot.com/
1. Menentukan lahan untuk dijadikan kolam terpal. Lahan yang dibutuhkan untuk membuat kolam terpal tidaklah banyak. Saya mempunyai tips agar melakukan budidaya secara bertahap sehingga jika ada kerugian pun tidak akan terlalu besar.

2. Membuat galian untuk kolah pada lahan yang dipilih. Untuk ukuran kolam bisa sangat fleksibel tergantung ketersediaan lahan yang dimiliki saudara semua. Namun yang paling penting adalah kedalaman galian. Usahakan kedalaman untuk kolam antara 1-2 meter. Hal tersebut sangatlah penting untuk mencegah agar lele tidak mudah loncat dan kabur dari kolam

3. Setelah kolam digali, maka lapisi dengan terpal serapi mungkin, jadikan galian sebagai pengganjal samping dari terpal yang di lapiskan.

4. Masukan air bersih sekitar 80cm ke dalam kolam yang telap dilapisi terpal. Kemudian pastikan bahwa terpal tidak bocor dan bersih dari zat kimia. Karena nantinya akan mengganggu pertumbuhan ikan lele.

5. Pilih ikan lele berkualitas tinggi dan masukan ke dalam media kolam terpal secara hati-hati. Pada kolam berukuran 5x 2 meter dapat diisi oleh maksimal 1000 ekor ikan lele. Pastikan untuk tidak memenuhi kolam dengan terlalu banyak ikan, karena nantinya akan mempengaruhi pertumbuhan ikan itu sendiri. Anakan lele yang cocok untuk dibudidayakan berukuran antara 7-9cm.

6. Beri pakan lele dengan pelet atau bangkai ayam karena lele merupakan ikan karnivora. Lele akan siap dipanen dalam kurun waktu 1-2 bulan.

Kelebihan Dan Kekurangan Budidaya Ikan Lele Di Kolam Terpal

Terdapat beberapa kelebihan budidaya di kolam terpaldibandingkan dengan media lainnya seperti kolam tembok dan tanah, diantaranya yaitu :

1. Membutuhkan modal yang relatif lebih murah
2. Memberikan jaminan kualitas ikan lele karena disinyalir dapat mencegah dari hama atau penyakit
3. Mudah dibersihkan dan di rawat setelah panen berakhir
4. Cocok digunakan untuk daerah yang memiliki sedikit air
5. Kualitas ikan lele yang dipanen lebih baik karena tidak berbau lumpur

Di samping kelebihannya, terdapat beberapa kekurangan budidaya ikan lele di kolam terpal diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Terpal sebagai media pelapis kolam terbuat dari plastik yang sewaktu-waktu dapat bocor.
2. Air yang ditampung di kolam terpal cukup berbau jika tidak dirawat dengan baik.

Budidaya ikan lele merupakan alternatif bisnis yang menjanjikan karena konsumsi ikan lele yang cukup banyak oleh masyarakat Indonesia. Budidaya ikan lele di kolam terpal mudah diaplikasikan dan memiliki beberapa kelebihan walaupun masih terdapat kekurangan yang nantinya bisa diminimalisir. Sekian artikel mengenai Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal; Kelebihan Dan Kekurangannya. Semoga artikel ini dapat menginspirasi kita semua untuk mencoba hal baru.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel